Sunday, 27 October 2013

Review : Paris



Judul Buku: Paris: Aline (Setiap Tempat Punya Cerita #1)

Penulis: Prisca Primasari
Penerbit: Gagasmedia
Terbit: Januari 2013, Cetakan Ketiga
Jumlah Halaman: 212
ISBN: 978-979-780-577-7
Kategori: Novel Fiksi
Genre: Romance, Travel Literature


sinopsis: 
Pembaca tersayang,
Dari Paris, sepotong kisah cinta bergulir, merupakan racikan istimewa dari tangan terampil Prisca Primasari yang sudah dikenal reputasinya dengan karya-karya sebelumnya Éclair, Beautiful Mistake, dan Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa.
Ini tentang sebuah pertemuan takdir Aline dan seorang laki-laki bernama Sena. Terlepas dari hal-hal menarik yang dia temukan di diri orang itu, Sena menyimpan misteri, seperti mengapa Aline diajaknya bertemu di Bastille yang jelas-jelas adalah bekas penjara, pukul 12 malam pula? Dan mengapa pula laki-laki itu sangat hobi mendatangi tempat-tempat seperti pemakaman Père Lachaise yang konon berhantu?
Setiap tempat punya cerita. Dan inilah sepotong kisah cinta yang kami kirimkan dari Paris dengan prangko yang berbau harum.
Enjoy the journey,
EDITOR

Review :
Baru selesai baca buku yang satu ini tadi pagi, padahal belinya udah berbulan-bulan yang lalu. *sigh (lupakan)
Langsung aja deh ya, menurutku buku ini satu ini overall sangat menarik, apalagi banyak ilustrasi gambarnya, yang mana itu membuat semakin betah baca buku. Tapi gak tau kenapa cerita-cerita awalnya agak membosankan.
Di mana si tokoh utama, Aline, sedang membicarakan mengenai pekerjaan yang sebagai pegawai, di mana tempatnya bekerja ada si Ubur-Ubur yang dianggapnya makhluk paling menyebalkan. Gara-gara itu aku sempet sudahin baca bukunya.
Namun, ternyata pas udah nyampe tengah-tengah ceritanya bagus banget. Rasanya nyesela banget gak ngehabisin baca dari dulu.
Ceritanya itu tentang Sena, laki-laki sok misterius bagi Aline yang menghilang mendadak. Eh, ternyata si Sena itu disekap oleh keluarga Poussin. Mulai dari itu cerita rada klimaks.
Setelah menghilangnya Sena, Kak Ezra( cowok yang selalu ada buat Aline) juga pergi. Disebutin dicerita kalau Kak Ezra pergi ke peru. 
Mulai dari itu ALine bekerja sendirian untuk membongkar apa yang terjadi di rumah Poussin. Hingga akhir cerita, Aline pun memutuskan untuk pulang ke halaman rumahnya di Jakarta bersama Sena. Saat di bandara akhirnya Sena pun menyatakan cintanya pada Aline.
Ceritanya bagus banget, tapi ilustrasinya kurang banyak. Pas baca ini juga rada kurang greget dikit.
Entah lagi badmood atau ceritanya yang kurang sesuai. Di mana tokoh utama udah 20an tahun, sedangkan aku masih 16 tahun. :)
Tapi covernya bagus, rada vintage gimana gitu. Menambah penasaran buat di baca. Ceritanya juga menarik, ada beberapa bagian yang mendebarkan, tapi tidak banget. :)



No comments:

Post a Comment